Polda Papua Paparkan Analisa dan Evaluasi Situasi Kamtibmas II Tahun 2022

  • Whatsapp
Suasana Anev Triwulan II Tahun 2022 di Aula Rastra Samara Polda Papua, Selasa (02/08/2022).HUMAS POLDA PAPUA

JAYAPURA– Kepolisian Daerah Papua memarparkan hasil analisa dan evaluasi (Anev) Situasi Kamtibmas II Tahun 2022 di Papua. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rastra Samara Polda Papua, Selasa (2/8/2022).

Kegiatan anev tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua, Brigjen Polisi Ramdani Hidayat didampingi Irwasda Polda Papua Kombes Pol Alfred Papare dan Karo Ops Polda Papua Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika serta dihadiri Pejabat Utama Polda Papua.

Wakapolda Papua dalam sambutannya mengatakan bahwa, anev Triwulan II tahun 2022 Polda Papua baru dilakukan hari ini dan nanti kedepan akan dilaksanakan rapat anev setiap bulan yang bertujuan untuk mengetahui apa yang sudah dilakukan selama satu bulan terakhir.

Dirinya juga meminta kepada para Kasatker agar memperhatikan anggotanya dan meningkatkan sinergitas antara TNI-Polri serta tingkatkan soliditas bersama dalam aktivitas kerja.

“Saya minta jaga sinergitas antara TNI Polri dan terus meningkatkan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat. Tetap jaga kesehatan, jaga diri, kedepan begitu banyak agenda nasional yang harus kita kawal pelaksanaanya,” ujar Brigjen Ramdani.

Menurut Wakapolda Papua, Polda Papua dan jajaran sudah siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, karena anggota selalu sigap dalam menerima laporan dari masyarakat.

“Secara umum ada beberapa Polsek yang saya datangi secara acak, dan tidak disiapkan sebelumnya dan bisa saya ambil kesimpulan bahwa Polda Papua sampai jajaran sudah siap untuk melayani. Karena mereka selalu sigap, contoh kemarin ada penembakan di Polres Dogiyai, anggota dan Kapolresnya langsung dengan sigap mendatangi TKP yang berada di daerah pelosok,” katanya.

Lebih lanjut Wakapolda menyampaikan bahwa, situasi kamtibmas cukup meningkat di beberapa wilayah, aksi KKB sampai dengan tanggal 1 Agustus 2022 sebanyak 50 aksi dan mengakibatkan 36 orang meninggal dunia (7 TNI, 1 Polri, 28 Masyarakat) serta 31 luka-luka (17 TNI, 3 Polri, 11 Masyarakat).

“Untuk itu manfaatkan momen menjelang hari kemerdekaan RI (17Agustus) dengan memfasilitasi saudara-saudara kita yang pola pikirnya masih bersebrangan dengan NKRI, melalui keterlibatan mereka dengan kegiatan-kegiatan kebangsaan (lomba-lomba, gerakan memasang bendera merah putih, bhakti sosial,” tandasnya.

Brigjen Ramdani juga mengingatkan kepada anggotanya, agar selalu memonitor dan siap menghadapai perkembangan situasi terkait DOB dan Otsus Jilid II yang selalu menjadi bahan utama demo yang dilakukan oleh mahasiswa dan masyarakat.

Selain itu, pemerintah telah mengeluarkan Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat. Poin 34 menginstruksikan Polri, untuk mengawal dan mendukung penuh pemerintah pusat dengan program pendekatan Binmas Noken yang dilaksanakan di 29 Kabupaten/Kota. Program ini, saat ini dilaksanakan oleh Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz dan KRYD Binmas Noken.

“Kegiatan-kegiatannya jangan hanya sebatas laporan saja, tetapi benar-benar dimonitor keberlanjutan dan manfaat yang dirasakan masyarakat serta wilayahnya. Konsistensi merupakan salah satu kunci dalam pelaksanaan program-program Binmas Noken,” pungkas Wakapolda Papua Brigjen Polisi Ramdani. (sianturi)

Penulis: Sianturi
Editor: Sampe P Sianturi
  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.