Balita Yang Hilang Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Tim Sar Timika mengevakuasi jenazah korban hilang Yoseph Yufri, Rabu (03/08/2022).IST KANSAR TIMIKA

TIMIKA– Mayat seorang bocah berusia sekitar 2 tahun ditemukan di belakang Sungai di Pomako tepatnya di belakang permukiman warga di RT 09, Distrik Mimika Timur.

Mayat balita tersebut pertama kali ditemukan oleh warga, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek KP3 Kawasan Pelabuhan Pomako, Rabu (3/8/2022).

Adapun identitas pelapor adalah Anto, suku Jawa, jenis kelamin laki-laki, tempat tanggal lahir Kendari, 24 April 1976, agama Islam, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jalan Poros Pomako RT. 09 Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur.

Sedangnan saksi adalah Matias Bucum, suku Asmat, laki-laki, agama Kristen Khatolik, pekerjaan Security Pelabuhan ASDP Feri Pomako. Dan juga saksi Yestus Puu yang seorang nelayan.

“Korban Yosep Yufri, suku Asmat, jenis kelamin laki-laki, umur 2 tahun, agama Kristen Khatolik, alamat Kampung ILS Kompleks Pelabuhan Feri Pomako, Distrik Mimika Timur.

Kronologis kejadian bermula ketika korban bersama Ayah kandungnya, Daud Pirau sedang mancing ikan bersama di atas Dermaga Pelabuhan Feri ASDP RT.08 Pomako pada Senin tanggal 25 Juli 2022 sekira Jam 14.00 Wit lalu, dan selanjutnya sekira pukul 14.30 Wit, mereka berdua selesai mancing ikan dan hendak pulang ke rumah setelah orang tuanya balik badan, tiba-tiba anak yang korban sudah tidak ada di belakang orang tuanya. Kemudian orang tua cari namun tidak ditemukan maka dilaporkan anak hilang atau jatuh di air kali.

“Pencarian bersama Polri, Masyarakat dan Basarnas Mimika namun tidak ada hasil. Barulah hari ini Korban ditemukan di sungai Pomako belakang permukiman warga tersangkut di ranting-ranting pohon mangi-mangi dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi atau meninggal dunia dan kondisi korban sudah mulai luka dan membusuk.

Selanjutnya piket Polsek Pomako di pimpin Kanit Propam Aipda Ridwan bergabung bersama Polairud Res Mimika di bantu Basarnas Mimika langsung mengevakuasi Korban dari TKP untuk selanjutnya di bawa ke RSUD Mimika.

“Pada saat ketemu keluarga korban masih mengenal dan mereka menjelaskan pada petugas Kepolisian bahwa mereka terima karena ini adalah musibah yang dialami keluarga,”imbuhnya. (sianturi)

Penulis: Sianturi
Editor: Sampe P Sianturi
  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.