Globalisasi Budaya Cosplay Jepang di Indonesia

  • Whatsapp

Oleh : Aisyah Anggraeny

(Penulis adalah Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang)

GLOBALISASI menjadikan dunia internasional tanpa batas dan memudahkan dalam perubahan banyak hal di dunia. Hubungan antara manusia maupun negara menjadi semakin mudah demi menunjang tujuan-tujuan yang ingin dicapai. Globalisasi melahirkan dampak-dampak yang menguntungkan maupun merugikan bagi masyarakat global maupun negara-negara, dengan perkembangannya yang semakin pesat dan canggih di bidang teknologi komunikasi dan informasi menjadikan terhubungnya masyarakat dunia. Namun dengan berjalannya proses globalisasi yang pesat semakin menghilangkan sekat-sekat antar negara dalam melakukan interaksi global, juga membawa dampak pada peningkatan isu-isu internasional, dikarenakan adanya sikap saling ketergantungan antar negara. Globalisasi mengacu pada proses masyarakat dunia tergabung menjadi masyarakat global tunggal dengan menghubungkan masyarakat jarak jauh menjadikan dunia tanpa batas.

Di masa sekarang yang merupakan era modern dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih ini memberikan dampak yang signifikan bagi keberlangsungan sebuah negara untuk memberikan berbagai informasi kepada masyarakat maupun bagi masyarakat sendiri untuk memperoleh informasi, baik melalui media sosial (medsos) maupun melalui media massa seperti koran dan lain sebagainya. Kebudayaan, kehidupan sosial, konflik dan yang lainnya dapat kita dapatkan informasinya secara mudah hanya melalui teknologi canggih seperti handphone. Hal ini bisa disebut dengan globalisasi yang mempengaruhi negara-negara, salah satunya yaitu pada bidang kebudayaan yang menjadi hal tidak asing lagi pada masa kini. Jepang menjadi salah satu negara yang budayanya masuk ke Indonesia dan cukup diterima dengan baik oleh masyarakat terutama para remaja dan orang dewasa.

Jepang adalah salah satu negara bagian Asia tepatnya di Asia Timur, yang biasa dijuluki sebagai Negeri Sakura juga Negara Matahari Terbit. Jepang merupakan negara yang mempertahankan budaya tradisionalnya, disamping itu Jepang juga mengembangkan budaya populernya yang sampai saat ini masih menarik perhatian masyarakat dunia. Budaya popular Jepang merupakan budaya yang berasal dari Jepang yang dinikmati baik oleh masyarakat Jepang maupun masyarakat dunia, semakin berjalannya tahun dengan adanya globalisasi yang membawa arus budaya Jepang ke arah negara-negara dunia. Budaya populer Jepang meliputi anime, manga atau komik, cosplay, J-pop, dan dorama atau drama Jepang.

Cosplay merupakan bagian dari budaya popular Jepang yang banyak di kenal dan dinikmati masyarakat dunia. Istilah cosplay tidak asing lagi di telinga masyarakat dunia. Cosplay merupakan singkatan dari costume and play yang berarti bermain di dalam kostum atau di dalam penggunaan kostum. Cosplay tidak hanya melakukan improvisasi terhadap kostum atau pakaian namun juga terhadap make-up wajah maupun rambut.

Ketertarikan masyarakat terhadap cosplay bisa membuktikan keberhasilan diplomasi Jepang. Suatu budaya dapat mempengaruhi gaya hidup seseorang. Ketertarikan kepada budaya populer Jepang ini bisa dan dapat dijadikan suatu hobi atau kebiasaan dan gaya hidup.

Budaya cosplay merupakan salah satu dari budaya populer Jepang yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya para remaja dan orang dewasa. Cosplay merupakan gaya berpakaian atau fashion Jepang yang menirukan berbagai macam karakter dalam dunia anime maupun video game dengan mengenakan pakaian, make-up serta aksesoris seperti yang digunakan karakter-karakter fiksi. Pakaian menjadi media bagi diri sendiri untuk menunjukkan identitas, namun tidak semua pakaian merupakan wujud identitas seseorang, hal ini dapat dilihat dari penggunaan kostum karakter. Mungkin hanya beberapa manusia di dunia ini yang melakukan modifikasi gaya berpakaian sehari-hari. Namun dengan permainan kostum, seseorang dapat merubah citra dirinya menjadi apa yang diinginkan. Kegiatan permainan kostum inilah yang biasa disebut dengan Cosplay. Cosplay banyak dilakukan di Indonesia yang dapat dilihat dari bebagai event yang sering diselenggarakan.

Adanya kegiatan cosplay, para penggemar dapat menyalurkan bakatnya dalam hal merias diri dengan mengenakan kostum, menggunakan make-up dan menata gaya rambut yang unik. Dari penyaluran bakat dapat menjadikan seseorang mendapatkan kepuasan tersendiri karena mereka menganggap dapat menyerupai karakter-karakter yang mereka tiru. Kegiatan cosplay inipun dapat merogoh kocek yang lumayan tinggi dan tidak sedikit. Dari kegiatan cosplay dapat dilihat dampak positifnya seperti menambah dan menunjukkan kreativitasnya penggemar dalam menirukan sebuah karakter semirip mungkin. Dari kegiatan cosplay kita dapat mengetahui berbagai budaya Jepang lainnya juga.

Namun disamping sisi positifnya juga selalu ada sisi negatifnya yang dapat dilihat dari berbagai sisi. Adanya budaya cosplay di Indonesia dapat menurunkan minat para remaja bahkan orang dewasa kepada budaya asli Indonesia. Ditakutkan mereka menganggap bahwa budaya cosplay Jepang lebih menarik dan nyaman dilakukan dibandingkan dengan budaya Indonesia sendiri. Kebanyakan masyarakat Indonesia menjunjung tinggi kesopanan dalam berpakaian karena sebagian besar masyarakat Indonesia beragama muslim. Terkadang kostum yang dikenakan dalam ber-cosplay kurang pantas untuk dikenakan di Indonesia misalnya jika terlalu terbuka atau terlalu ketat. Tapi itu semua kembali kedalam penglihatan kita sendiri, jika kita baik-baik saja dengan hal itu, maka bukan menjadi masalah besar. Lain hal dengan orang lain yang melihat it sebagai kurang sopan untuk dikenakan. Karena kita sebagai manusia memiliki hak dan tentunya tidak berhak untuk mengatur orang lain.

Tentunya sebagai masyarakat, kita turut prihatin jika budaya dalam negeri kita perlahan-lahan tergeser oleh budaya negeri lain yang masuk. Perkembangan budaya luar sangat pesat di Indonesia dengan juga cepatnya globalisasi bergerak. Masyarakat diharuskan untuk berhati-hati dan dapat memilah mana budaya yang pantas dan mana yang tidak, kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya di dalam Indonesia sendiri sangat dibutuhkan. Untuk mengurangi pengaruh-pengaruh budaya luar di Indonesia dapat dilakukan dengan menumbuhkan jiwa cinta tanah air juga sosialisasi inovatif budaya dalam negeri agar dapat menarik minat masyarakat terutama para remaja. Pengenalan-pengenalan budaya dalam negeri diperlukan dalam kegiatan sehari-hari misalnya di dalam sekolah dengan melakukan penambahan mata pelajaran tentang budaya Indonesia, juga dapat dilakukan dengan pengenalan pakaian-pakaian adat Indonesia yang selanjutnya dapat dikenakan dihari sekolah setiap minggunya. Karena di usia sekolah masih dibutuhkan keterlibatan guru serta orangtua untuk menanamkan jiwa cinta tanah air. (*)

 

  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.