Proyek Drainase Dikeluhkan, Komisi C Langsung Turun Lapangan

  • Whatsapp
DRAINASE- Komisi C DPRD Mimika ketika menyambangi proyek drainase di Jalan Busiri Ujung, Kamis (17/03/2022). (SIANTURI/POJOKPAPUA.COM)

TIMIKA- Komisi C DPRD Kabupaten langsung turun lapangan, guna mengecek adanya proyek pembangunan drainase di Jalan Busiri Ujung Timika.

Proyek drainase ini dikerjakan oleh kontraktor PT Jilahel dengan konsultan CV Bulauwan Papua, dan berasal dari APBD Mimika 2021.

Dalam kunjungan kerja ini Komisi C DPRD dipimpin oleh Ketua, Elminus Balinol Mom didampingi para anggota. Antaralain Semuel Bunay, Leonard Kocu, Yan Sampe Rumengan, Novian Kulla, Amandus  Gwijangge, Yulian Solossa, Saleh Al Hamid.

Rombongan langsung bertanya kepada para warga apa akibat dari pengerjaan proyek itu.

“Bikin macet pak. Becek dan sangat mengganggu. Usaha kita juga terganggu. Kalau bisa cepat diselesaikan,” ujar beberap warga.

Di lokasi memang masih bertebaran bahan baku. Para tukang juga masih merangkai besi untuk konstruksi drainase

“Sudah sering laka di sini Pak. Mau korban berapa lagikah,”ujarnya.

Para anggota dewan juga banyak bertanya kepada pihak konsultan. Hengel Tapilatu selaku konsultan menjelaskan, proyek ini mulai dikerjakan sejak tanggal 15 Desember 2021 lalu dengan kontrak kerja 15 hari.

Proyek ini didapatkan kontraktor melalui Kamar Adat Papua (KAP) oleh PT Jilahel milik Beny Magal.

“15 hari kerja? Gila ya. Mana bisa terkejar,” ujar Den B Hagabal.

Hengel sendiri mengatakan, pihaknya selaku konsultan proyek hanya pelaksana. Sepanjang 250 meter, proyek ini senilai Rp 300 juta lebih.

“Namun belum ada pembayaran Pak. Semua masih dana milik kontraktor,”jelasnya.

“Trus kenapa terlambat,”ujar Yulian Solossa.

“Karena bahan baku terlambat diantar makanya pengerjaan sempat berhenti 2 hari,”terang Hengel.

Pihak Komisi C pada akhirnya berharap agar proyek ini selesai secepatnya. Sehingga bisa berfungsi dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Tolong kejar waktunya biar selesai. Tidak boleh begini,”ujar Ketua Komisi C DPRD Mimika, Elminus Mom.

Hengel berjanji bakal segera tuntaskan pengerjaan proyek ini. Dan dalam dua hari, konstruksi sudah masuk pengecoran.

Pihak KAP Mimika sendiri yang datang tidak lama kemudian, Mery mengatakan pihaknya bakal mengusahakan agar proyek ini selesai.

“Kasihan kita belum ada pencairan dana. Kontraktor masih belum dapat pembayaran. Kami janji minggu depan sudah selesai. Beri kami waktu seminggu,”pinta Mery. (*)

 

Penulis: Sampe Sianturi
Editor: Maftukin
  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.